Film ini menceritakan tentang penggunakan materi KPK dalam kehidupan sehari-hari.
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Friday, June 17, 2016
Friday, April 18, 2014
Game Happy Balloon for Android
Horeee.. game android pertamaku udah jadi. Nggak ding , ini produk dari Niken Ramandha, Putri Astian dan aku sendiri. Butuh waktu satu minggu untuk membuat game ini karena kita harus meluangkan waktu diantara kesibukan kita pada jadwal kuliah masing-masing. Dibelain hotspotan di kampus sampai tengah malam biar dapet koneksi internet yang kencaaang. Hasilnya belum sempurna, masih banyak kekurangan disana -sini. Tapi lumayanlah sebagai pemula. Bagi yang berminat silakan download game-nya dilink berikut
Download Game Happy Balloon for Android
Tunggu game kita selanjutnya ya. See you :)
Download Game Happy Balloon for Android
Tunggu game kita selanjutnya ya. See you :)
Saturday, November 30, 2013
SMP YPE Semarang
Friday, November 22, 2013
Guru Berkompetensi yang Sesungguhnya
Hari ini saya akan berbagi secuil pengalaman dunia pendidikan. Tentang mana guru berkompetensi yang sesungguhnya. Kenapa tiba-tiba saya menulis tentang masalah ini? Karena baru saja saya melakukan kunjungan persiapan observasi di salah satu SMP-SMA swasta di Semarang. Sekolah ini berdiri dibawah suatu yayasan, menurut saya sekolah ini termasuk sekolah yang tidak "favorit". Sama halnya dengan sekolah swasta Katholik di Kendal yang dulu pernah saya observasi. Keadaan dua sekolah ini tidak jauh berbeda. Mereka memiliki guru yang terbatas, fasilitas yang kurang memadai serta jumlah peserta didiknya-pun tidak lebih dari dua kelas tiap jenjangnya. Disana, para guru benar-benar ditunjut memiliki kompetensi yang tinggi agar dapat mendidik peserta didik dengan baik ditengah keterbatsan.
Kali ini saya akan membahas tentang kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan kemampuan mengelola peserta didik meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Kebanyakan mahasiswa jurusan kependidikan sangat mengidam-idamkan untuk dapat mengajar di sekolah negeri ataupu swasta "favorite". Di sekolah tersebut mereka dihadapkan dengan siswa yang memiliki kemampuan kognitif -khususnya- yang diatas rata-rata. Guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan "mudah" disana. Kenapa "mudah"? Betapa tidak? Pertama, input sekolah tersebut jelas kebanyakan adalah siswa kelas menengah keatas, entah secara kemampuan ekonomi maupun kemampuan belajarnya. Karena biaya pendidikan di sekolah "favorite" cukup mahal, maka kebanyakan mereka berasal dari keluarga berada. Karena mereka berasal dari keluarga yang berada sudah pasti mereka melakukan segala cara untuk meningkatkan prestasi belajar, salah satunya dengan mengikuti program di bimbingan belajar, les privat dan sejenisnya. Kedua, fasilitas disekolah tersebut sudah dipastikan memadai karena ditunjang oleh biaya pendidikan yang tinggi. Ketiga, lingkungan belajar pasti sangat mendukung karena sekolah ini dihuni oleh peserta didik yang mempunyai prestasi belajar tinggi dan dilengkapi fasilitas yang eksklusif. Dari ketiga alasan di atas sudah cukup untuk menggambarkan kemudahan itu didapat. Kemudahan yang saya maksud disini adalah guru bisa dengan mudah melaksanakan pembelajaran, ingin melakukan pembelajaran dengan media power point bisa, ingin melakukan praktikum di laboratorium bisa, ingin menggunakan metode pembelajaran apapun bisa dilakukan dengan mudah. Kemudahan yang lain, dengan sedikit memberi materi peserta didik sudah dapat menyerap apa yang dimaksud oleh guru karena bisa jadi malam sebelumnya mereka sudah mempelajari materi tersebut bersama guru lesnya. Dan masih banyak kemudahan-kemudahan lain.
Berbeda cerita jika kita menilik sekolah yang dikategorikan ecek-ecek. Sekolah yang saya maksud adalah sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas penunjang pembelajaran serta input pesertadidiknya yang cenderung memiliki kemampuan belajar dibawah rata-rata. Tapi justru disinilah kompetensi pedagogik seorang guru benar-benar diuji. Mereka yang bisa bertahan mengajar di sekolah semacam ini sudah pasti meiliki kompetensi yang tinggi, betapa tidak, mereka dihadapkan dengan peserta didik yang memiliki kemampuan belajar di bawah rata-rata sehingga dibutuhkan metode belajar yang tepat untuk dapat menyalurkan ilmu tersebut kepada peserta didik. Guru juga harus kreatif melakukan pembelajaran yang tepat ditengah keterbatasan fasilitas. Lingkungan yang kurang kondusif juga harus dihadapi guru dengan pintar dan bijak. Menghadapi anak-anak yang mbeling bukan hal yang mudah. Guru dituntut harus dapat mengelola kelas dengan baik agar bisa bersahabat dengan peserta didik namun tetap berwibawa dan disegani.
Tadi saya sempat berbincang-bincang dengan guru matematika di sekolah tersebut. Beliau menceritakan suka duka selama dia mengajar. Namun ada satu pernyataan yang membuat saya sangat tertarik,yaitu "Kebanyaan orang hanya menilai sesuatu dari hasil akhirnya saja, mereka tidak tahu proses apa saja yang terjadi sebelumnya. Saya bangga bisa bekerja disini. Anak-anak disini memang lulus hanya dengan nilai matematika 7 atau paling tinggi 8, namun mereka berangkat dari nilai 3 dan 4. Berbeda dengan mereka yang sekolah di sana, mereka lulus dengan nilai 10 karena memang mereka berangkat dari nilai 8 dan 9."
Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada guru yang dapat mengajar dan mendidik dengan cara yang sesungguhnya. #terharu :')
22 November 2013
Thursday, September 12, 2013
Lagu Matematika
Lagu di bawah ini sebenarnya adalah lagu anak-anak yang diubah liriknya sedemikian hingga mampu menyampaikan pesan yang bertujuan untuk menghafal rumus matematika dengan mudah. Lagu-lagu tersebut dikarang liriknya oleh teman-teman yang satu rombel dengan saya pada saat mata kuliah Workshop Pendidikan Matematika 1. Harapannya matematika tidak lagi menjadi momok yang menakutkan begi yang mempelajarinya. Selamat bernyanyi :)
Nada : lagu naik
kereta api
Oleh : Ghorizah Fitri
Belajar luas balok
Sik asyik . .
Itu hal yang sangat mudah
Luas semua sisi dijumlahkan
Ke-enam
sisinya berupa persegi panjang
Pasti kalian semua bisa
Menghitung luas bangun balok
LAGU VOLUM BALOK
(Nada: Sayang Semuanya)
Oleh : Nur Fitri K
Satu-satu ayo kita
blajar
Dua-dua blajar tentang
volum
Tiga-tiga volum balok
itu
Panjang kali lebar
dikalikan tinggi
Rumus Volum Kerucut
Nada :
lihat kebunku
Oleh : Pralita Eka
Aku
mempunyai, bangun kerucut
Rumus
volum kerucut, kini aku tahu
Rumusnya
adalah....phi er-kuadrat...
Dikalikan
tinggi...
Dibagi
tiga
Lagu Luas
Segitiga
Nada: Potong
Bebek Angsa
Oleh : Kurnia M
Ayo ayo semua
Kita blajar luas
Luas segitiga
Itu sama dengan
Alas kali tinggi
dibagi dua
Lalalalala
lala
Pembagian
Pecahan
Oleh : Wihdati Martalina
(becak)
Mari kita
belajar,
Pembagian
Pecahan,
Kita tahu rumusnya,
a per b, bagi c
per d,
c per d kita balik,
Hal ini sama
dengan,
a per b,dikali, dgn d per c
Lagu Luas Limas Segiempat Beraturan
Nada
Katanya-Trio kwek-kwek
By
Ajeng Dian Pertiwi
Luas
Limas segiempat beraturan adalah
Luas
bidang persegi pastinya pastinya
Ditambah
empat kali (wow wow)
Luas
segitiga
Keliling
Lingkaran
(Irama
Naik- naik ke Puncak Gunung)
Oleh : Nurul Fadilah
Ayo kawan kawan semua
Mari kita belajar
Belajar
tentang bidang lingkaran
Unsur serta rumusnya
Cari rumus k’liling lingkaran itu sangatlah
mudaaah
Cukup dengan mengalikan diameter dengan
Pi 2x
Volum Bola
Notasi nada : disini
senang disana senang
Oleh: Lintang Pamor A
Ayo belajar, belajar volum
Volum bola itu sama dengan
4 per 3 phi dikalikan
panjang jari – jari
pangkat 3.
Volum bola adalah 4 per 3 phi kali panjang
jari-jari pangkat 3...... 2x
Rumus Phytagoras
by Ahmad Badawi
(Nada: Lagu
“Pelangi-Pelangi”)
Untuk segitiga jenis siku-siku
Sisi miring kuadrat
Itu sama dengan
Jumlahan kuadrat sisi lainnya
Thursday, April 4, 2013
Lukisan Garis dan Kurva Envelope
Mathematics
is finally an art, gitu kata Johnson & Rising dalam bukunya
Guidelines for TeachingMathematics (1967:4-5). Art berarti seni. Sesuatu
dikatakan mempunyai nilai seni bukan cuma karena kenampakannya yang
indah cethar membahana badai, tapi juga karena memiliki
keajaiban-keajaiban. Matematika juga bisa bernilai seni. Seni dalam
bernalarnya, seni dalam strukturnya juga seni dalam bentuk-bentuk
geometrisnya.
Terus
apa hubungannya sama kurva enveope?? Envelope kan artinya amplop???
udah gausah bingung... tak jelasin sedikit aja.. hehehe
Kurva
envelope merupakan kurva yang di bentuk oleh titik-titik potong
garis-garis, atau lebih tepatnya, tampat kedudukan titik-titik potong
kurva-kurva lain. Kurva-kurva lain itu biasanya nggak sembarangan, harus
merupakan suatu keluarga (family) sehingga terjadi suatu bentuk yang
kontinu dan muluuus.. Kurva-kurva tersebut harus disusun dengan baik
sedemikian hingga dapat membentuk suatu lukisan yang memiliki nilai seni.. Menarik kaaaan :D
Gitulah
gambaran singkatnya.. Di bawah ini adalah contoh kurva envelope
buatanku... Ini merupakan salah satu tugas dari kuliah Workshop
Pendidikan Matematika 2.
Ya lumayanjelek bagus lah...
Ya lumayan
| Batik |
| Fireworks wkwk |
| Ini Apa ya?? |
| Pemandangan... (ora mirip padahal) |
| Aquariuuumm blup blup blup |
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)









