Monday, July 14, 2014

James Dean & Audrey Hepburn - Sleeping With Sirens



Stay for tonight
If you want to
I can show you
What my dreams are made of,
As I'm dreaming of your face
I've been away for a long time
Such a long time
And I miss you there
I can't imagine being anywhere else
I can't imagine being anywhere else but here


How the hell did you ever pick me?
Honestly, 'cause I could sing you a song
But I don't think words can express your beauty
It's singing to me
How the hell did we end up like this?
You bring out the beast in me
I fell in love from the moment we kissed
Since then we've been history

They say that love is forever
Your forever is all that I need
Please stay as long as you need
Can't promise that things won't be broken
But I swear that I will never leave
Please stay forever with me

(If you want to, I can show you.)
(If you want to, I can show you.)

It goes to show, I hope that you know that you are
What my dreams are made of
And I can't fall asleep,
I lay in my bed awake at nights,
And I'll fall in love, you'll fall in love
It could mean everything, everything to me
Ooh This could mean everything to me


They say that love is forever
Your forever is all that I need
Please stay as long as you need
Can't promise that things won't be broken
But I swear that I will never leave
Please stay forever...


The way that we are
Is the reason I stay
As long as you're here with me
I know I'll be OK


They say that love is forever
Your forever is all that I need
Please stay, please stay as long as you need
Can't promise that things won't be broken
But I swear that I will never leave
Please stay forever with me

(It goes to show, I hope that you know that you are
What my dreams are made of)

(It goes to show, I hope that you know that you are)
Please stay, please stay as long as you need
(What my dreams are made of)

(They say that love is forever
Your forever is all that I need
They say that love is forever)
Please stay forever with me

Friday, July 11, 2014

Nasihat Pernikahan

*Kata-kata cinta terucap indah. Mengalir berzikir di kidung doa ku *




Diiringi lagu Muhasabah Cinta dari edcoustic, kedua mempelai yang telah sah menjadi suami istri, memasuki singgasana pengantin. *awww* So sweet banget acara pernikaha Mbak Una dan Mas Erwin hari itu. Sebelum-sebelumnya kalau saya mengahdiri acara nikahan, entah nikahan siapa itu, biasanya musik pengiring yang dipilih kalau nggak keroncong, campursari, pop, ya dangdut. Baru kali ini ada full live performance nasyid. Suasananya beda banget. Adem dan romantis wkwkwkk.
Tapi bukan itu point pentingnya disini. Saya mau mengulas nasihat pernikahan yang kemarin digaungkan pak penghulu, eh, pak penghulu apa pak ustadz ya? Ya gitu lah pokoknya. Ceritanya kan, yang kemarin datang ke acara nikahannya itu dikasih semacam goody bag. Isinya ada snack sama kenang-kenangan. Kenang-kenangannya adalah sebuah buku kecil yang isinya nasihat pernikahan “Membentuk Keluarga Qurratal A’yun”. *cie cie* Nah ini di sini saya mau meresensi isi bukunya. Dengarkan ya dan perhatikan, agar kamu mendapat rahmat #GayaAlvinHafidsIndonesia.

QS Ad Dzariat : 49
“Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah”.

Nikah termasuk perbuatan yng telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hal ini Rasulullah bersabda:
Dari Anas bin Malik ra, bahwasannya Nabi SAW memuji Allah SWT dan menjunjung-Nya beliau bersabda: “Akan tetapi aku salat, tidur, berpuasa, makan, dan menikahi wanita, barang siapa yang tidak suka perbuatanku, maka bukanlah dia dari golonganku” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam hadist dapat dijadikan justifikasi agar setiap lamaran dari pria yang dirasa soleh tidak boleh ditolak.
“Apabila datang laki-laki (untuk meminang) yang kamu ridhoi agamanya dan akhlaknya maka kawinkanlah dia, dan bila tidak kamu lakukan akan terjadi fitnah dimuka bumi dan kerusakan yang meluas.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang artinya: “Perhatikan baik-baik istri-istri kalian. Mereka disamping kalian ibarat titipan, amanat yang harus kallian jaga. Mereka kalian jemput melalui amanah Allah dan kalimahNya. Maka pergauli mereka dengan baik, jangan kalian lalimi, dan penuhilah hak-hak mereka.”

Ketika bebicara tentang tanggungjawab, Rasulullah SAW antara lain menyebutkan bahwa “suami adalah penggembala dalam keluarga yang akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya dan istri adalah penggembala dalam rumah suaminya dan bertanggungjawab atas gembalaannya.”

Begitulah, laki-laki dan perempuan yang telah diikat atas nama Allah dalam sebuat pernikahan, masing-masing terhadap yang lain mempunyai hak dan kewajiban. Suami wajib memenuhi tanggungjawabnya terhadap keluarga dan anak-anaknya. Istri dituntut untuk taat kepada suaminya dan mengatur trumah tangganya. Masing-masing dari suami-istri memikul tanggunghwab bagi keberhasilan perkawinan mereka untuk mendapat ridho Tuhan mereka. Apabila masing-masing lebih memperhatikan dan melaksanakan kewajibannya terhadap pasangannya daripada menuntut haknya saja, insya Allah, keharminosan dan kebahagiaan hidup mereka akan lestari sampai akhir ayat.


Gimana? Berat juga tuh yang namanya menaungi bahtera rumah tangga. Tapi optimis kan bisa mencapai semua itu :D

Selamat menempuh hidup baru buat Mbak Una dan Mas Erwin. Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah wa rahmah. Long last ya. Amiin ya Rabb. 

Makan Siang Di Bulan Puasa

*Assalamu alaikum. Apa kabar saudara ku sekaliaan. Daku mendoakan kamu selamat sejahtera*
Opening song : Assalamu alaikum by Snada

Assalamu’alaikum. Gimana nih kabarnya ya? Baik  ya? Baik ya? 
Postingan pertama di bulan Ramadhan. Gimana puasanya, masih lancar kan? Belum batal kan? Sedikit curhat nih. Kemarin hari Senin saya sempet agak gimana gitu sama ibadah puasa saya. Kayaknya agak gak sempurna gitu. Emang kenapa? Jadi gini. Kemarin, aku sama TM sempat makan di siang hari bolong. Tenang, bukan makan dalam arti sebenarnya. Tapi, kemaren itu kita sempet disudutkan dalam suatu kelompokan yang lumayan penuh intrik. Ada sedikit perdebatan di kelompokan tersebut yang menyebabkan kita “makan hati”. Karena kita sudah ngerasa makan hati banget, jadi aku sama TM sempet ngedumel tentang ketidaknyamanan yang kami dapat waktu itu. Ngedumelnya si nggak berani frontal.  Jatuhnya jadi ghibah kan. Padahal ghibah itu bisa di ibaratkan “makan bangkai saudaranya sendiri”. Nah lo, makan lagi kan. Lagi puasa, siang-siang udah makan dua kali. Untungnya kita berdua langsung sadar. Tapi telat juga, orang udah terlanjur “makan” kok.

Intinya, puasa bukan hanya ikhtiar menahan rasa haus dan lapar. *Anak SD juga tahu* Lebih dari itu. Menurut saya, ikhtiar menjaga hati dan lisan itu yang paling berat. Apalagi buat wanita, yang notabenenya lebih mudah berbuat ghibah. Hahahaha.

Udah segitu aja. Semoga kedepannya puasa kita lancar. Nggak cuma dapet lapar dan haus. Lebih dari itu. Dapet hikmah dan manfaatnya. Amiin. Semnagat berpuasa guys :D